Menu Utama

×

PT . HESTA JAYA MANDIRI INTERNASIONAL

Jelajahi Layanan Kami
HIRING! Kami sedang membuka lowongan pekerjaan.
Lihat Detail

Mengenal Kami

Membangun Kemitraan Harmonis & Profesional

Tim HJMI

Sejarah Perusahaan
Perjalanan PT. HESTA JAYA MANDIRI INTERNASIONAL dimulai dari visi sederhana namun ambisius: mentransformasi cara pengelolaan gedung agar lebih efisien dan terpadu. Pada awal berdirinya, kami fokus menghadirkan layanan tunggal yang berpusat pada manajemen kebersihan dan keamanan untuk gedung komersial skala menengah. Keberhasilan kami dalam menekan keluhan operasional dan meningkatkan kepuasan klien menjadi batu loncatan pertama perusahaan.

Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kebutuhan pasar akan efisiensi vendor, kami melakukan ekspansi vertikal dan horizontal. Kami mengkonsolidasikan berbagai layanan terpisah—mulai dari perawatan teknis bangunan (mekanikal dan elektrikal), perawatan taman, hingga layanan pendukung kantor—ke dalam satu payung layanan Integrated Facility Service.

Transformasi ini tidak hanya mengubah kami menjadi perusahaan manajemen fasilitas berskala penuh, tetapi juga memperluas portofolio klien kami mencakup kawasan industri, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan institusi pendidikan. Hari ini, PT. HESTA JAYA MANDIRI INTERNASIONAL berdiri sebagai entitas yang memadukan inovasi sistem pelaporan digital dengan ketangguhan operasional di lapangan.

Visi & Misi Kami

VISI:

Menjadi perusahaan Integrated Facility Service berskala internasional yang paling dipercaya, melalui komitmen terhadap keunggulan layanan, inovasi teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

MISI:

*Memberikan solusi manajemen fasilitas yang efektif, efisien, dan disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap klien.

*Mengembangkan ekosistem kerja yang mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pelestarian lingkungan.

*Membangun kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan berkesinambungan agar memiliki daya saing tinggi dan mentalitas pelayanan prima.

*Mengintegrasikan teknologi informasi untuk memastikan transparansi, kecepatan respons, dan pemeliharaan aset yang preventif.

Legalitas Perusahaan

SK Kemenkumham : AHU-0034808.AH.01.01. TAHUN 2020 NIB / Izin Usaha : 0220006850268 NPWP : 95.427.174.8-015.000 Perusahaan : 44/AC.3/31.74.08/-1.824.27/e/2020

Sertifikasi Standar Internasional

Komitmen kami dalam menjaga mutu, keselamatan, dan kualitas layanan berstandar global.

ISO Logo
ISO Logo
ISO Logo
ISO Logo

Layanan Utama

Solusi Total Terintegrasi Untuk Fasilitas Anda

Dokumentasi Kinerja

Potret Kinerja Nyata Tim Kami di Lapangan

Dokumentasi HJMI
menjaga tempat kerja agar selalu rapih
Dokumentasi HJMI
Disiplin adalah kerja utama
Dokumentasi HJMI
Cleaner absen
Dokumentasi HJMI
cleaner
Dokumentasi HJMI
Team yang solid
Dokumentasi HJMI
Security hjmi
Dokumentasi HJMI
menjaga tempat kerja agar selalu rapih
Dokumentasi HJMI
Disiplin adalah kerja utama
Dokumentasi HJMI
Cleaner absen
Dokumentasi HJMI
cleaner
Dokumentasi HJMI
Team yang solid
Dokumentasi HJMI
Security hjmi

Artikel & Insight

Berita Bisnis & Kegiatan Terbaru Perusahaan

INTEGRITAS

INTEGRITAS

Giat di Site PT. Kebayoran pharma

7 Ciri Jasa Cleaning Service Profesional yang Perlu Diketahui Perusahaan

7 Ciri Jasa Cleaning Service Profesional yang Perlu Diketahui Perusahaan

Kebersihan lingkungan kerja merupakan salah satu faktor yang mendukung kenyamanan karyawan dan kelancaran aktivitas perusahaan. Area kantor yang rapi, lantai yang bersih, serta fasilitas yang terawat dapat memberikan kesan positif kepada karyawan maupun tamu yang berkunjung. Untuk menjaga kondisi tersebut, perusahaan dapat menggunakan jasa cleaning service profesional sesuai kebutuhan operasional. Namun, memilih penyedia jasa cleaning service tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Perusahaan perlu memperhatikan kualitas petugas, sistem kerja, hingga pengawasan layanan agar kebersihan dapat terjaga secara konsisten. Berikut tujuh ciri jasa cleaning service profesional yang perlu diketahui sebelum menentukan penyedia layanan. 1. Memiliki Petugas yang Terlatih Penyedia jasa cleaning service profesional memiliki petugas yang memahami tugas dan tanggung jawabnya. Petugas perlu mengetahui cara membersihkan berbagai jenis permukaan, menggunakan peralatan kebersihan, serta menangani bahan pembersih dengan tepat. Keterampilan tersebut membantu pekerjaan dilakukan secara lebih efektif sekaligus mengurangi risiko kerusakan fasilitas akibat metode pembersihan yang kurang sesuai. 2. Menerapkan Standar Operasional yang Jelas Standar operasional prosedur (SOP) menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan pekerjaan cleaning service. Dengan SOP yang jelas, setiap petugas memiliki acuan mengenai area yang harus dibersihkan, metode kerja, dan standar hasil yang diharapkan. Penerapan prosedur ini juga membantu perusahaan memastikan bahwa kebersihan ruang kerja, toilet, ruang rapat, dan area umum mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan. 3. Memiliki Jadwal Pembersihan yang Teratur Jasa cleaning service profesional menjalankan pekerjaan berdasarkan jadwal yang telah disepakati. Pengaturan jadwal membantu memastikan area yang sering digunakan tetap terjaga kebersihannya tanpa mengganggu aktivitas utama perusahaan. Frekuensi pembersihan dapat disesuaikan dengan luas area, tingkat aktivitas, dan kebutuhan operasional. Dengan perencanaan yang baik, pekerjaan kebersihan menjadi lebih terorganisasi. 4. Menggunakan Peralatan dan Bahan Pembersih yang Sesuai Peralatan yang tepat membantu petugas membersihkan area kerja dengan lebih optimal. Misalnya, vacuum cleaner untuk mengangkat debu, alat pel lantai untuk menjaga kebersihan permukaan, serta bahan pembersih yang sesuai dengan jenis material. Penggunaan peralatan dan bahan yang tepat juga perlu memperhatikan petunjuk pemakaian dan aspek keselamatan agar tidak merusak fasilitas maupun mengganggu pengguna area kerja. 5. Memiliki Sistem Pengawasan Pekerjaan Pengawasan diperlukan untuk menjaga kualitas layanan cleaning service. Melalui pemeriksaan rutin, perusahaan dapat mengetahui apakah pekerjaan telah dilakukan sesuai standar yang ditetapkan. Sistem pengawasan dapat mencakup checklist kebersihan, evaluasi hasil pekerjaan, serta tindak lanjut apabila ditemukan area yang belum dibersihkan secara optimal. Dengan demikian, kualitas layanan lebih mudah dipantau. 6. Menyediakan Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Setiap perusahaan memiliki kebutuhan kebersihan yang berbeda. Kantor dengan beberapa ruangan tentu memiliki kebutuhan tenaga kerja yang berbeda dari pabrik, gudang, atau gedung komersial. Penyedia jasa cleaning service yang profesional perlu memahami kondisi tersebut sebelum menentukan jumlah petugas dan pembagian tugas. Penempatan tenaga kerja yang sesuai membantu pekerjaan berjalan lebih efektif dan mendukung kebutuhan operasional perusahaan. 7. Memiliki Komunikasi dan Tanggung Jawab yang Baik Komunikasi yang jelas memudahkan perusahaan menyampaikan kebutuhan, memberikan masukan, dan melaporkan kendala selama layanan berlangsung. Penyedia jasa yang bertanggung jawab juga perlu memiliki mekanisme tindak lanjut ketika terjadi masalah, seperti pekerjaan yang belum sesuai standar atau perubahan kebutuhan kebersihan. Hal ini penting agar kerja sama dapat berjalan dengan baik.

Kemampuan yang Perlu Dimiliki Petugas Jasa Security

Kemampuan yang Perlu Dimiliki Petugas Jasa Security

Keamanan perusahaan tidak hanya bergantung pada jumlah petugas yang berjaga, tetapi juga pada kemampuan mereka dalam menjalankan tugas. Petugas security berhadapan dengan berbagai situasi setiap hari, mulai dari memeriksa akses masuk, mengawasi aktivitas pengunjung, hingga memastikan lingkungan kerja tetap tertib. Karena itu, memilih jasa security profesional perlu mempertimbangkan kualitas personel yang bertugas. Petugas yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan dapat membantu perusahaan menjalankan sistem pengamanan secara lebih teratur dan mendukung kelancaran operasional. PT. Satria Karya Utama menyediakan layanan tenaga kerja outsourcing untuk membantu memenuhi kebutuhan operasional perusahaan, termasuk tenaga security sesuai ruang lingkup kerja dan kesepakatan dengan klien. 1. Memiliki Kedisiplinan dan Tanggung Jawab Kedisiplinan menjadi salah satu kemampuan dasar yang perlu dimiliki petugas security. Tugas pengamanan membutuhkan konsistensi, terutama dalam menjalankan jadwal jaga, melakukan pemeriksaan, dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Petugas juga perlu memahami tanggung jawabnya selama bertugas. Misalnya, memastikan pos penjagaan tetap terisi, melakukan serah terima tugas dengan jelas, serta menyampaikan informasi apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian. Tanpa kedisiplinan, pengawasan bisa menjadi kurang optimal dan berpotensi menimbulkan celah keamanan di lingkungan perusahaan. 2. Mampu Berkomunikasi dengan Baik Petugas security tidak hanya berinteraksi dengan rekan kerja, tetapi juga dengan karyawan, tamu, vendor, pengemudi, dan pihak lain yang memiliki kepentingan di perusahaan. Kemampuan komunikasi diperlukan agar petugas dapat memberikan informasi, mengarahkan pengunjung, serta menjelaskan prosedur akses secara sopan dan tegas. Sebagai contoh, ketika seorang tamu datang untuk bertemu dengan pihak perusahaan, petugas perlu melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan dan mengarahkan tamu ke bagian yang dituju. Komunikasi yang baik membantu menjaga ketertiban tanpa menimbulkan kesalahpahaman dengan orang yang berada di lingkungan kerja. 3. Memahami Prosedur Pengamanan dan Pemeriksaan Akses Setiap perusahaan memiliki karakteristik dan kebutuhan pengamanan yang berbeda. Area perkantoran, pabrik, gudang, dan kawasan komersial membutuhkan prosedur pengawasan yang disesuaikan dengan aktivitas masing-masing. Petugas jasa security perlu memahami prosedur yang berlaku, seperti pencatatan tamu, pemeriksaan kendaraan sesuai kewenangan, pengawasan akses terbatas, serta pemantauan keluar masuk barang. Di area gudang, misalnya, pengawasan dapat mencakup pemeriksaan dokumen pengiriman dan pencatatan kendaraan yang melakukan bongkar muat sesuai prosedur perusahaan. Pemahaman terhadap prosedur tersebut membantu petugas menjalankan tugas dengan lebih terarah dan mengurangi risiko terlewatnya tahapan pemeriksaan. 4. Memiliki Kemampuan Observasi yang Baik Kemampuan mengamati kondisi sekitar sangat penting dalam pekerjaan security. Petugas perlu memperhatikan aktivitas yang berlangsung di area tanggung jawabnya, termasuk perubahan situasi yang tidak sesuai dengan prosedur normal. Contohnya, petugas perlu memastikan bahwa orang yang memasuki area terbatas memiliki izin yang sesuai atau memperhatikan kendaraan yang berada di lokasi yang tidak semestinya. Kemampuan observasi juga mendukung kegiatan patroli, terutama di area yang memiliki banyak titik akses, fasilitas penyimpanan, atau aktivitas operasional yang berlangsung secara bergantian. Apabila menemukan kondisi yang mencurigakan, petugas perlu melakukan tindak lanjut sesuai SOP dan melaporkannya kepada pihak yang berwenang. 5. Mampu Menangani Situasi dengan Tenang Dalam menjalankan tugas, petugas security dapat menghadapi berbagai situasi, seperti perselisihan antarindividu, pengunjung yang tidak mengikuti prosedur, atau gangguan ketertiban di lingkungan perusahaan. Petugas perlu mampu mengendalikan diri, berkomunikasi dengan tenang, dan mengambil tindakan sesuai prosedur yang berlaku. Sikap tersebut penting agar masalah tidak berkembang akibat tindakan yang terburu-buru atau komunikasi yang kurang tepat. Untuk situasi yang berada di luar kewenangannya, petugas harus segera berkoordinasi dengan atasan atau pihak terkait. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan sesuai tingkat risiko dan prosedur perusahaan. 6. Mampu Membuat Laporan dan Berkoordinasi Pekerjaan security tidak berhenti setelah melakukan penjagaan atau patroli. Informasi mengenai kondisi area, aktivitas yang tidak biasa, dan kejadian selama bertugas perlu disampaikan dengan jelas. Laporan membantu perusahaan mengetahui kondisi pengamanan serta mengevaluasi pelaksanaan tugas. Selain itu, pencatatan yang baik memudahkan petugas pada sif berikutnya untuk memahami informasi penting yang perlu ditindaklanjuti. Koordinasi juga dibutuhkan ketika petugas menemukan kendala, menerima informasi mengenai perubahan aktivitas, atau membutuhkan bantuan untuk menangani suatu kejadian. Dengan sistem pelaporan dan komunikasi yang teratur, pengawasan dapat berjalan lebih konsisten. Mengapa Perusahaan Perlu Memilih Jasa Security yang Tepat? Memilih jasa security bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan jumlah personel. Perusahaan juga perlu mempertimbangkan kompetensi petugas, kejelasan ruang lingkup pekerjaan, prosedur pengamanan, jadwal penjagaan, dan sistem pengawasan. Kebutuhan setiap lokasi bisa berbeda. Perkantoran mungkin membutuhkan pengawasan tamu dan akses karyawan, sedangkan pabrik dan gudang memerlukan perhatian lebih terhadap pergerakan kendaraan, barang, serta area operasional. Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya memilih penyedia jasa security yang dapat menyesuaikan penempatan tenaga kerja dengan kebutuhan dan kesepakatan layanan. PT. Hesta Jaya Mandiri Internasional hadir sebagai mitra penyedia tenaga kerja outsourcing untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan. Penempatan personel dan ruang lingkup pekerjaan dapat dibahas berdasarkan kebutuhan klien agar pelaksanaan tugas lebih terarah. Kesimpulan Petugas jasa security perlu memiliki kedisiplinan, kemampuan komunikasi, pemahaman prosedur, ketelitian dalam mengamati lingkungan, kemampuan menangani situasi dengan tenang, serta keterampilan membuat laporan. Keenam kemampuan tersebut menjadi pertimbangan penting bagi perusahaan dalam memilih layanan pengamanan yang sesuai dengan kebutuhan operasional.

Kenapa Memilih Kami?

Nilai Lebih Yang Kami Tawarkan

Grup & Mitra Kepercayaan

Member of HJMI Group (Anak Perusahaan)

Hubungi Kami

Kantor PusatPT.HESTA JAYA MANDIRI INTERNASIONAL Gedung Sandipura Lantai 4 JL KH Abullah Syafei No 19 Bukit Duri - Tebet Jakarta Selatan

Hotline & WhatsApp0816789559

Emailhjminternasional@gmail.com

1